[Movie Review] The Jungle Book (2016) : Film Sederhana Yang Sarat Makna

image

 

Judul                : The Jungle Book
Tanggal rilis   : 4 April 2016
Sutradara       : Jon Favreau
Genre              : Live-action fantasy
Production     : Walt Disney Pictures

.

Jadi, ceritanya hari Sabtu kemarin aku sekeluarga jengukin adikku yang sekolah di Cirebon. Lagi jalan-jalan di mall tiba-tiba adikku ngajakin nonton. Sebenernya aku nggak niat-niat banget mau nonton sih, tapi pas dia ngajak ya aku turutin aja.

Film pertama yang muncul di benak aku yaitu “The Huntsman : Winter War”, soalnya waktu nonton “The Stranger” sama temen-temen dua minggu lalu aku liat trailernya dan aku tertarik karena keinget novel “Snow White and The Huntsman”.

Tapi, ternyata adikku gamau nonton itu. Aku pasrah dan akhirnya aku saranin nonton “The Jungle Book” aja soalnya ada yang 3D nya, kan asik 😎
Dan akhirnya diapun mau. Kitapun nonton sementara ortu belanja-belanji.

Sejujurnya waktu itu aku nggak punya gambaran besar tentang film “The Jungle Book” ini. Yang aku tahu, pokoknya ini film animasinya Disney yang pertama pada zaman baheula, sebelum “Snow White and The Seven Dwarfs”.

Siapa sangka ternyata film ini bagus banget. Cukup dalem maknanya sampe aku netesin air mata 😂

Kisahnya sederhana aja menurutku. Tentang seorang anak bernama Mowgli (Neel Sethi) yang terbuang di tengah-tengah hutan belantara.

image
Mowgli

Si Mowgli ini sejak masih bayi di hutan, dan akhirnya diselamatkan oleh macan kumbang bernama Bagheera (Ben Kingsley).

image
Bagheera dan pengisi suaranya

Bagheera pun memutuskan untuk menitipkan Mowgli kecil pada Raksha (Lupita Nyong’o), seekor serigala betina yang memiliki banyak anak. Bagheera pikir, agar bisa bertahan hidup di hutan, Mowgli harus memiliki kawanan. Kenapa Bagheera menitipkan Mowgli pada kawanan serigala? Karena ketua kawanan serigala yang bernama Akela (Giancarlo Esposito) dikenal sebagai ketua yang baik hati dan bijaksana.

image
Raksha dan pengisi suaranya
image
Akela dan pengisi suaranya

Atas kasih sayang Raksha, Mowgli pun tumbuh sebagai anak yang lincah. Dia sering bermain dengan anak-anak Raksha yang lain, salahsatunya bernama Grey.

Suatu hari, musim kemarau datang. Sungai mengering, persediaan air pun menipis. Hanya ada satu sumber air yang ada, yaitu suatu tempat bernama Peace Rock atau Batu Kedamaian. Di sana semua hewan boleh mengambil air dengan satu syarat : tidak ada pertumpahan darah selama itu.

Seperti hewan-hewan lainnya, Raksha dan anak-anaknya—termasuk Mowgli—pun datang ke Peace Rock dan minum air disana. Dan disanalah Mowgli bertemu Shere Khan (Idris Elba), seekor harimau ganas yang terlihat membencinya. Shere Khan protes pada semua hewan mengapa ada anak manusia di hutan mereka, padahal saat besar nanti anak ini bisa menjadi manusia dewasa yang terkenal kejam bagi para hewan. Bagheera dan Raksha tidak tinggal diam dan terus berdebat dengan Shere Khan. Namun Shere Khan gemas dan mengancam mereka bahwa saat musim kemarau usai, dia akan datang dan meminta Mowgli diserahkan kepadanya.

image
Shere Khan dan pengisi suaranya

Bagheera pun khawatir mendengar ancaman Shere Khan yang terkenal ganas dan iapun berdiskusi dengan Raksha agar membiarkan Mowgli pergi ke pemukiman manusia. Raksha enggan, namun demi kebaikan Mowgli, iapun terpaksa melepaskan anak angkatnya itu.

Keesokan harinya Bagheera mengantar Mowgli pergi menuju pemukiman manusia, tapi di tengah perjalanan mereka bertemu Shere Khan. Kebetulan, musim kemarau telah berakhir, Shere Khan pun dengan ganasnya menyerang mereka. Bagheera menyuruh Mowgli melarikan diri, meninggalkan Shere Khan dan Bagheera yang bertarung. Hampir saja Shere Khan dapat mengejar Mowgli kalau saja ia tidak menumpang di atas punggung kawanan bison yang sedang lewat.

Petualangan Mowgli pun dimulai ketika ia terpisah dari Bagheera. Ia bertemu dengan ular raksasa bernama Kaa (Scarlett Johannson) yang menghipnotis dan hampir membunuhnya, seekor beruang madu pemalas bernama Baloo (Bill Murray) yang menyelamatkannya dari Kaa, kawanan besar monyet yang membawanya menuju gorilla raksasa yang rakus bernama King Louie (Christoper Walken), kumpulan gajah yang dikenal sebagai tetua di hutan, serta hewan-hewan lainnya.

image
Baloo
image
Kaa dan pengisi suaranya
image
King Louie dan pengisi suaranya

Pada akhirnya akan terungkap mengapa Shere Khan begitu benci pada Mowgli, dan apakah Mowgli akan tetap tinggal dengan Raksha atau tidak.

Bagusnya sih kalian nonton aja mumpung masih tayang 😆

Menurutku, kisah ini sederhana banget banget banget. Alurnya yang sederhana maksud aku, bukan efek dan animasinya yang super keren. Ya kalian bayangin aja deh, ini mirip kayak “Tarzan” gitu kan, tentang manusia yang tinggal di hutan. Tapi di balik kesederhanaannya itu terkandung nilai sosial, nilai moral, nilai apalagi ya haha. Pokoknya dalem maknanya (aku aja nangis loh). Bagus sih ditonton anak-anak, tapi lebih bagus lagi yang nonton orang dewasa dan pikirin dalem-dalem deh apa yang film ini coba sampaikan.

Secara pribadi aku mau bilang kalo film ini ngebuka mata aku. Maksudnya, dengan nonton film ini aku sadar kalo manusia itu emang bener-bener udah serakah tingkat dewa deh. Maksudku, tentang mengelola lingkungan. Para hewan di film ini takut karena manusia menggunakan sebuah senjata ampuh mereka untuk menyerang hewan dan menghancurkan habitat mereka. Para hewan ini menyebutnya sebagai Red Flower. Ya, bunga merah. Ada yang bisa tebak? 😆

Yap, Red Flower yang mereka sebut adalah api. Jujur, aku sedih banget pas bagian ini. Mereka bicara tentang api seakan-akan manusia itu makhluk super kejam. Aku mikir, apa kita sebagai manusia udah parah banget ya sama hewan-hewan ini 😦

Apa aku doang ya yang sedih liat film ini? 😂 Sejujurnya sih ini lebih ke komedi juga filmnya, tapi gatau kenapa aku kaya ada keterikatan batin gitu kalo liat hewan-hewan menderita macem kayak gitu 😂.

Lanjut deh. Oh iya, satu hal lagi yang menyentuh di film ini. Yaitu percakapannya Mowgli dan Baloo :

Mowgli : Tapi, ini bukan cara seekor serigala.

Baloo : Lakukan saja, Mowgli. Lakukan dengan caramu. Cara Mowgli, bukan cara serigala melakukannya.

Saat Baloo meminta Mowgli mengambilkan madu untuknya lagi.

Maafin aku kalo dialognya salah ya, hehe. Aku lupa tapi kurang lebih seperti itu.

Pesan yang terkandung di dialog tersebut adalah : Jadilah dirimu sendiri.
Di situ, Mowgli menyesal udah ngambilin madu untuk Baloo dengan caranya yang jenius, yaitu cara manusia. Padahal Mowgli dari kalangan serigala. Ia merasa bersalah karena melakukan hal itu. Itu artinya, kita harus menjadi diri kita sendiri dan tidak terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Ketika kita terikat oleh suatu kelompok, bukan berarti kita harus mengidentifikasikan diri kita menjadi kelompok itu seutuhnya jika memang kita memiliki kelebihan. Karena ketika kita tidak berani mengekspresikan diri, kita tidak akan maju.

Dan satu lagi sebelum review ini selesai. Film ini mengajarkan kita tentang rasa bersyukur menjadi manusia. Titik.

Udah deh intinya kayak gitu. Pokoknya film ini aku rekomendasiin untuk kalian yang suka film animasi tapi banyak makna yang terkandung. Dan setelah aku pikir-pikir, film animasi emang kebanyakan sarat makna ya, haha.

Go watch it, think about it deeply, and you’ll be amazed! (or sad 😂 haha).

Thanks for reading ❤

 

Originally written by Cho Eunsa ✏

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s