Cintaku Yang Platonis

Luapan itu telah tercecer di ruang lampau ketika kau baru saja mengundangnya detik ini.

Cintaku, Aku hancur. Namun ada yang hidup kemudian.

Dan setelah Kau matipun, tetap ada yang hidup.

( Malam yang selalu dingin, Desember 2016)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s